Showing posts with label Sepak bola manca. Show all posts
Showing posts with label Sepak bola manca. Show all posts

Borriello: Saya Tak Akan Tolak Milan

Borriello: Saya Tak Akan Tolak Milan


Marco Borriello punya pengalaman pahit dengan AC Milan. Selamamemperkuat Milan pada 2001 sampai 2007, ia telah berkali-kali kali dipinjamkan ke klub-klub lain, seperti Treviso, Empoli, dan Reggina.
Saat ini status Borriello adalah milik bersama antara Genoa dan Milan. Melihat performa bagus yang ditampilkan pemain 25 tahun ini, berembus rumor kalau Milan akan menariknya kembali.

Sebenarnya tidak heran jika Milan tertarik merekrut kembali Borriello ke dalam skuadnya. Pasalnya, sampai giornata 27, Borriello (bersama David Trezeguet) adalah top skorer Liga Italia dengan catatan 16 gol. Selain itu, Milan kini sedang berencana meremajakan tim yang notabene dihuni banyak pemain gaek (Baca: Bujet Besar Revolusi Milan).

Menanggapi isu demikian, Borriello menyatakan ketertarikannya “Saya akan tetap berada di sini (Genoa), namun seandainya Rossoneri menginginkan saya kembali, saya tentu tidak akan berkata tidak sebab mereka (Milan) adalah tim besar,” tuturnya seperti dikutip Goal.

Borriello telah memulai debutnya di Timnas Italia pada bulan lalu saat Azzuri mengalahkan Portugal dalam sebuah pertandingan persahabatan. Ia pun menegaskan mimpinya untuk dapat bermain pada Piala Eropa Juni nanti. ”Dua bulan ke
depan akan sangat krusial, jika saya ingin dipanggil Timnas. Saya bermimpi dapat bermain di Piala Eropa, namun saya tidak tahu seberapa besar kesempatan yang saya miliki,” tukas pemain kelahiran Napoli ini.

Sementara itu, terkait dengan makin derasnya rumor yang menyebutkan bahwa Andriy Shevcenko akan kembali ke Milan musim depan, Paolo Maldini dan Massimo Ambrosini menyatakan kegembiraannya jika hal itu terwujud. “Di Milan, selalu ada tempat bagi siapaun yang dapat berbuat banyak. Selalu ada tempat bagi mereka yang turut menciptakan sejarah bagi
klub,” papar Maldini.

Ambrosini menambahkan “Kami tidak dapat memutuskan hal seperti itu. Saya hanya dapat berkata bahwa ia adalah teman kami dan kami akan menyambutnya dengan antusias jika ia meninggalkan London.”

Source: http://www.liputanbola.com/legacalcio/?id=15285

Donadoni: Pintu Timnas Terbuka Lebar

Roberto Donadoni

Donadoni: Pintu Timnas Terbuka Lebar


Dalam sebuah wawancara dengan koran olahraga Spanyol Don Balon, pelatih Timnas Italia, Roberto Donadoni, berkata bahwa ia membuka pintu timnas lebar-lebar bagi setiap pemain yang mampu menunjukkan permainan terbaiknya. Jadi meski Alessandro Del Piero dan Antonio Cassano tidak memperkuat tim Azzuri pada beberapa pertandingan terakhir, namun mereka tidak perlu patah semangat.

“Semua orang masih punya kesempatan, jadi mereka (Del Piero dan Cassano) dapat memperlihatkan kemampuan mereka. Itu tergantung pada mereka sendiri. Saya menjamin jika sampai perhelatan Piala Eropa, si pemain rutin bermain dan berlatih dengan timnya, pintu timnas terbuka bagi mereka,” janji Donadoni.

Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi Cassano. Seperti kita ketahui Cassano terkena sanksi selama lima pertandingan akibat ulahnya pada pertandingan Sampdoria kontra Torino (Baca:Emosi Cassano Berbuah Sanksi). Akibat sanksi tersebut, Cassano terancam tidak dapat memperkuat timnas.

Donadoni kemudian menambahkan betapa dirinya sangat antusias menyambut perhelatan Piala Eropa Juni nanti. “Saya telah memikirkan Piala Eropa sejak kami mengikuti kualifikasi, dan lebih tepatnya sejak pengundian (grup). “Saat saya tahu siapa saja lawan kami, saya hanya memikirkan untuk menganalisa skuad mereka, dan tentu saja tentang pemain saya, namun itulah kehidupan seorang pelatih tim nasional.”

Sementara itu, Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Giancarlo Abete, berharap agar kontrak Donadoni sebagai pelatih timnas dapat diperbarui sebelum pertandingan persahabatan melawan Spanyol Maret mendatang. “Kami telah bertemu Donadoni dan kami akan bertemu dengannya lagi di Roma. Saya akan bertemu dengannya Rabu (12/03) sebab akan ada workshop di Wina tentang persiapan Piala Eropa. Kapan kami akan menyimpulkan hasil diskusi kami? Kami harap semua dapat diklarifikasi sebelum pertandingan Italia melawan Spanyol,” kata Abete.

Source : http://www.liputanbola.com/berita/?id=15288


Technorati Tags: ,

Menjauh Lagi, Barcelona 1 2 Villareal

RONALDINHO - AP PHOTOSEMBILAN menit jelang bubaran, skor masih 1-1. Barcelona terus mengurung tim tamu Real Villareal. Sial, lewat serangan balik, John Dahl Tomasson membobol gawang Victor Valdez. Skor 1-2 bertahan hingga bubaran. Kubu tuan rumah pun tertunduk lesu.

Ronaldinho menutup mulut dengan kedua tangannya, seakan tak percaya. Pelatih Frank Rijkaard menggelenggelengkan kepala. Seluruh pemain Barca melangkah lesu. Penonton terpana dengan wajah putus asa.

Harapan untuk menapaki tahta La Liga pun menjauh lagi. El Barca terpaut delapan poin dari pimpinan klasemen sementara, Real Madrid yang menang atas Espanyol 2-1.

Jika sekali saja Barca terpeleset dalam sebelas partai sisa, peluang mereka semakin berat. Sebaliknya, peluang Madrid meraih gelar liga bakal berada di angka 90 persen. Artinya, hanya keajaiban saja yang bisa mengalahkan Madrid.

Sebenarnya permainan Barcelona sudah sesuai skenario. Mereka mampu unggul dalam sisi permainan. Namun sayang semuanya nyaris buntu akibat barisan pertahanan Villareal yang mampu meredam semua Thierry Henry, Ronaldinho dkk.

Keasyikan menyerang, tim tamu justru mampu unggul melalui penalti Marcos Senna, setelah tusukan striker Guilerrmo Franco dihadang Xavi Hernandez di kotak terlarang.

Tertinggal satu gol, Barca bermain semakin agresif. Masuknya Bojan Krkic makin mempertajam permainan. Hasilnya, menit 67 Xavi mampu mengoyak jala Villareal.

Sayang, saat terus menekan, striker John Dahl Tomasson mampu menciptakan prahara. Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Barca, ia mampu menundukkan Victor Valdez. Keunggulan 2-1 mampu dipertahankan Villareal.

“Kita bisa tetap menjadi jawara liga ini asalkan dalam lima pertandingan ke depan tidak ada lagi kasus seperti malam ini. Masih ada pertandingan tersisa dan raihan poin maksimal yang bisa mengejar harapan juara liga,” ucap Joan Laporta, Presiden Barca.

Bagi Villareal, ini jelas kemenangan yang sangat berarti. Tidak hanya dua kali mampu menundukkan kubu Catalan dalam musim ini, namun lebih dari itu kini mereka hanya terpaut empat poin dengan Barca. Villareal 50, Barcelona 54.

Bagi Barcelona sendiri, nasib mereka ibarat laut yang surut. Dua pekan lalu anak asuh Frank Rijkaard mampu menipiskan selisih poin menjadi hanya dua dengan Real Madrid. Mereka pun berhasil melangkah ke perempatfinal Liga Champions dan semifinal Copa del Rey. Sayang, mereka kini goyah dan kembali tertahan.

Perburuan Belum Berakhir

KENDATI terlihat kecewa, para pemain Barcelona tak mau menyerah. Mereka berusaha tetap menyalakan api semangat untuk terus bersaing dalam perburuan tahta La Liga melawan Real Madrid.

“Kita masih bisa merubah nasib. Kekalahan ini memang sangat menyesakkan, tapi bukan akhir dari segalanya,” ujar gelandang Adres Iniesta, coba menghibur diri.

“La Liga masih lama,” sambungnya lagi dikutip dari tribalfootbal. “Kita berharap bisa menunjukkan kembali performa terbaik untuk mendekatkan lagi poin. Meski memang, poinnya sekarang jadi semakin menjatuh,” tuturnya. (Persda Network/bud/den)

Rijkaard: Belum Usai

SANGAT sulit untuk berkomentar saat ini. Sekarang sudah Maret dan justru aku tak pernah meraih kemenangan sejati di bulan ini. Kita harus terus bermain semaksimal mungkin di sisa pertandingan dan mencoba untuk terus menang dalam sisa pertandingan kami.

Kita tak boleh menyerah karena sesuatu bisa saja terjadi, terus bekerja keras. Memang selisih nilai kami dengan Madrid kembali melebar, tapi kita tak akan menyerah.

Gol pertama mereka membuat kami dalam banyak masalah, tapi kita sudah terus bertarung untuk mencapai kemenangan, meskipun hanya satu poin saja. Itu sesuatu yang harus kami lakukan. Namun kami justru ragu untuk menyerang. (bud)
*) Frank Rijkaard Rijkaard, pelatih Barcelona

Pellegrini: Tutup Ruang

KAMI berhasil karena mampu menahan dan tidak memberi ruang bagi bintangbintang Barca untuk berkreasi dan memberi ruang untuk mengembangkan permainan mereka.

Penampilan kami malam ini sangat berkesan dan hebat. Kita membuktikan lebih baik daripada Barcelona. Selain itu, kami juga sebenarnya memiliki kesempatan untuk menambah gol ketiga kami, sayang itu tidak terjadi.

Kiper kami, Diego Lopez malam ini tidak terlalu bekerja keras. Aku katakan semua pemain kami bermain sangat spesial, dengan menahan kesempurnaan individu personel Barca. Taktik itu berhasil dan membuat Barca tidak bisa berbuat banyak. (bud)

*) Manuel Pellegrini Pellegrini, pelatih Villareal

source : http://www.banjarmasinpost.co.id/content/view/20883/222/