Ronaldinho menutup mulut dengan kedua tangannya, seakan tak percaya. Pelatih Frank Rijkaard menggelenggelengkan kepala. Seluruh pemain Barca melangkah lesu. Penonton terpana dengan wajah putus asa. Harapan untuk menapaki tahta La Liga pun menjauh lagi. El Barca terpaut delapan poin dari pimpinan klasemen sementara, Real Madrid yang menang atas Espanyol 2-1. Jika sekali saja Barca terpeleset dalam sebelas partai sisa, peluang mereka semakin berat. Sebaliknya, peluang Madrid meraih gelar liga bakal berada di angka 90 persen. Artinya, hanya keajaiban saja yang bisa mengalahkan Madrid. Sebenarnya permainan Barcelona sudah sesuai skenario. Mereka mampu unggul dalam sisi permainan. Namun sayang semuanya nyaris buntu akibat barisan pertahanan Villareal yang mampu meredam semua Thierry Henry, Ronaldinho dkk. Keasyikan menyerang, tim tamu justru mampu unggul melalui penalti Marcos Senna, setelah tusukan striker Guilerrmo Franco dihadang Xavi Hernandez di kotak terlarang. Tertinggal satu gol, Barca bermain semakin agresif. Masuknya Bojan Krkic makin mempertajam permainan. Hasilnya, menit 67 Xavi mampu mengoyak jala Villareal. Sayang, saat terus menekan, striker John Dahl Tomasson mampu menciptakan prahara. Memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Barca, ia mampu menundukkan Victor Valdez. Keunggulan 2-1 mampu dipertahankan Villareal. “Kita bisa tetap menjadi jawara liga ini asalkan dalam lima pertandingan ke depan tidak ada lagi kasus seperti malam ini. Masih ada pertandingan tersisa dan raihan poin maksimal yang bisa mengejar harapan juara liga,” ucap Joan Laporta, Presiden Barca. Bagi Villareal, ini jelas kemenangan yang sangat berarti. Tidak hanya dua kali mampu menundukkan kubu Catalan dalam musim ini, namun lebih dari itu kini mereka hanya terpaut empat poin dengan Barca. Villareal 50, Barcelona 54. Bagi Barcelona sendiri, nasib mereka ibarat laut yang surut. Dua pekan lalu anak asuh Frank Rijkaard mampu menipiskan selisih poin menjadi hanya dua dengan Real Madrid. Mereka pun berhasil melangkah ke perempatfinal Liga Champions dan semifinal Copa del Rey. Sayang, mereka kini goyah dan kembali tertahan. Perburuan Belum Berakhir KENDATI terlihat kecewa, para pemain Barcelona tak mau menyerah. Mereka berusaha tetap menyalakan api semangat untuk terus bersaing dalam perburuan tahta La Liga melawan Real Madrid. “Kita masih bisa merubah nasib. Kekalahan ini memang sangat menyesakkan, tapi bukan akhir dari segalanya,” ujar gelandang Adres Iniesta, coba menghibur diri. “La Liga masih lama,” sambungnya lagi dikutip dari tribalfootbal. “Kita berharap bisa menunjukkan kembali performa terbaik untuk mendekatkan lagi poin. Meski memang, poinnya sekarang jadi semakin menjatuh,” tuturnya. (Persda Network/bud/den) Rijkaard: Belum UsaiSANGAT sulit untuk berkomentar saat ini. Sekarang sudah Maret dan justru aku tak pernah meraih kemenangan sejati di bulan ini. Kita harus terus bermain semaksimal mungkin di sisa pertandingan dan mencoba untuk terus menang dalam sisa pertandingan kami. Kita tak boleh menyerah karena sesuatu bisa saja terjadi, terus bekerja keras. Memang selisih nilai kami dengan Madrid kembali melebar, tapi kita tak akan menyerah. Gol pertama mereka membuat kami dalam banyak masalah, tapi kita sudah terus bertarung untuk mencapai kemenangan, meskipun hanya satu poin saja. Itu sesuatu yang harus kami lakukan. Namun kami justru ragu untuk menyerang. (bud) Pellegrini: Tutup Ruang KAMI berhasil karena mampu menahan dan tidak memberi ruang bagi bintangbintang Barca untuk berkreasi dan memberi ruang untuk mengembangkan permainan mereka. Penampilan kami malam ini sangat berkesan dan hebat. Kita membuktikan lebih baik daripada Barcelona. Selain itu, kami juga sebenarnya memiliki kesempatan untuk menambah gol ketiga kami, sayang itu tidak terjadi. Kiper kami, Diego Lopez malam ini tidak terlalu bekerja keras. Aku katakan semua pemain kami bermain sangat spesial, dengan menahan kesempurnaan individu personel Barca. Taktik itu berhasil dan membuat Barca tidak bisa berbuat banyak. (bud) *) Manuel Pellegrini Pellegrini, pelatih Villareal source : http://www.banjarmasinpost.co.id/content/view/20883/222/ |
Menjauh Lagi, Barcelona 1 2 Villareal
Labels:
Sepak bola manca
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
SEMBILAN menit jelang bubaran, skor masih 1-1. Barcelona terus mengurung tim tamu Real Villareal. Sial, lewat serangan balik, John Dahl Tomasson membobol gawang Victor Valdez. Skor 1-2 bertahan hingga bubaran. Kubu tuan rumah pun tertunduk lesu.
No comments:
Post a Comment